Enyahkan Barca dari UCL, Daniel Alves Galau

Perasaan yang dirasakan bek asal Brazil tersebut mengingatkan dirinya akan perkataan jelang drawing babak perempat final, dimana sang pemain mengaku sama sekali tidak ingin berjumpa dengan Barcelona. Bukan karena takut, tapi Alves tidak ingin merasakan apa yang justru dia rasakan saat ini usai menyingkirkan sang mantan.

 

Kenangan indah yang dirasakan bersama Barcelona selama bertahun-tahun membuat Daniel Alves, full back asal Brazil ini mengaku galau saat berhasil menyingkirkan Raksasa Catalan tersebut dengan seragam klub barunya, Juventus, dari ajang Liga Champions Eropa.

 

Sebagaimana diketahui, Alves sudah membela Barcelona selama kurang lebih delapan tahun. Selama periode tersebut, dia telah memenangkan sejumlah trofi bersama Azulgrana, termasuk diantaranya tiga trofi Liga Champions Eropa. Perjalannya itu kemudian berakhir musim panas kemarin, seiring kontrak yang tak diperpanjang Barca, eks Sevilla ini kemudian merapat ke Turin untuk bermain dengan Juventus.

 

Bersama Juve, Alves tampil gemilang, dia turut berkontribusi atas keberhasilan raksasa Italia itu memenangkan tiket ke babak semifinal Liga Champions Eropa musim ini. Nah, tiket itu sendiri diraih setelah menyingkirkan mantan klubnya sendiri Barcelona.

 

Selepas laga, perasaan Alves Campur aduk, dia senang sekaligus sedih karena berhasil membawa Juventus ke empat besar tapi sedih karena harus melihat mantan klubnya tersingkir. 

 

" Sejauh ini perasaannya aneh, menyakitkan, dengan adanya fakta saya memiliki kenangan hidup di sini [Barcelona] dan Anda harus kembali sebagai musuh. Saya sudah melewati babak ini dari kembali menghadapi Barcelona, tapi sayangnya hidup memaksa saya kembali ke sini dengan cara semacam ini."

 

"Saya sudah berbicara sebelumnya bahwa saya tak ingin bertemu mereka, bukan karena takut, tapi karena saya tak ingin memiliki perasaan yang saat ini saya rasakan. Tapi saya percaya kami memang harus meninggalkan bagian sentimentil ketika Anda mengenakan warna kebesaran lain dan ketika Anda hidup dalam profesi sebagaimana yang saya jalani." ungkap pemain berusia 33 tahun tersebut.